Jumat, 24 Juni 2016

YA ALLAH MENANGIS HATI INI MEMBACANYA !! kisah ibu bermata satu dan anaknya (( silahkan di baca ))




Ibuku cuma mempunyai satu mata. Saya membencinya, ia yaitu satu hal yang memalukan. Ibuku menggerakkan satu toko kecil pada suatu pasar.

Dia menghimpun beberapa barang sisa serta semacamnya untuk di jual, apa pun untuk memperoleh duit yang kami perlukan. Ia yaitu satu hal yang memalukan.

Disuatu hari di sekolah. Saya ingat waktu itu hari saat ibuku datang. Saya begitu malu. Kenapa ia lakukan hal semacam ini kepadaku? Saya melemparkan muka dengan rasa tidak suka serta lari. Esok harinya di sekolah.. “Ibumu cuma mempunyai satu mata? ” serta mereka semuanya menghinaku.

Saya mengharapkan ibuku hilang dari dunia ini jadi saya berkata pada ibu saya, ”Ibu, mengapa anda tak mempunyai mata yang lain? Ibu cuma bakal jadi bahan tertawaan. Mengapa Ibu tak mati saja? ” Ibu tak menjawab. Saya terasa sedikit jelek, namun pada saat yang sama, rasa-rasanya begitu baik kalau saya sudah menyampaikan apa yang sudah menginginkan saya katakan sampai kini.

Mungkin saja itu lantaran ibu tak menghukum saya, namun saya tak memikirkan kalau saya sudah begitu melukai perasaannya.

Malam itu, Saya terbangun serta pergi ke dapur untuk mengambil satu gelas air. Ibuku menangis di sana, dengan pelan, seolah ia takut kalau ia bakal bangunkanku. Saya memandangnya, serta pergi. Lantaran perkataanku terlebih dulu padanya, ada suatu hal yang mencubit hati saya.

Walau demikian, Saya membenci ibuku yang menangis dari satu matanya. Jadi, Saya menyampaikan diri ku seandainya saya bakal tumbuh dewasa serta jadi berhasil, lantaran saya membenci ibu bermata-satu saya serta kemiskinan kami.

Lantas saya belajar dengan keras. saya meninggalkan ibu serta ke Seoul untuk belajar, serta di terima di Kampus Seoul dengan semua keyakinan diri. Lantas, saya menikah. saya beli tempat tinggal milikku sendiri. Lantas saya mempunyai anak-anak juga. Saat ini, saya hidup bahagia sebagai seseorang pria yang berhasil. saya menyenanginya di sini lantaran ini yaitu tempat yg tidak meningatkan saya bakal ibu.

Kebahagiaan ini jadi besar serta makin besar, saat seorang tak terduga menjumpai saya “Apa?! Siapa ini? ”… Ini yaitu ibu saya.. tetaplah dengan satu matanya. Ini rasa-rasanya seperti semua langit tengah jatuh ke diri saya. Anak wanita saya lari kabur, takut bakal mata ibu saya.

Serta saya ajukan pertanyaan padanya, “Siapa Anda? saya tak mengenalmu!! ” sandiwara saya. saya berteriak padanya “Mengapa engkau berani datang ke tempat tinggal saya serta menakuti anak saya! Pergi dari sini saat ini juga! ”

Serta ibu dengan pelan menjawab, “Oh, maafkan saya. saya tentu salah alamat, ” serta dia menghilang. Terima kasih Tuhan.. Ia tak mengetahui saya. saya terasa cukup lega. saya menyampaikan pada diri saya kalau saya akan tidak perduli, atau memikirkan mengenai ini selama bekas hidup saya.

Lantas ada perasaan lega datang pada saya.. Satu hari, satu surat tentang reuni sekolah datang ke tempat tinggal saya. saya berbohong pada istri saya menyampaikan kalau saya bakal pergi perjalanan bisnis. Sesudah reuni ini, saya pergi ke tempat tinggal lama saya.. lantaran rasa penasaran saja, saya temukan ibu saya terjatuh di tanah yang dingin. Namun saya tak meneteskan satu air mata meskipun. Ia mempunyai sepotong kertas di tangannya.. serta itu yaitu surat untuk diri saya.

=================================================
Anakku,

Saya fikir hidupku telah cukup lama sekarang ini. Serta.. saya akan tidak berkunjung ke Seoul lagi.. namun apakah itu terlau banyak seandainya saya menginginkan anda untuk datang menunjungiku sekali-kali nak? saya begitu merindukanmu. Serta saya begitu lega saat mendengar anda akan tiba dalam reuni ini.

Namun saya mengambil keputusan tidak untuk datang ke sekolah.. Untuk Anda.. saya mohon maaf seandainya saya cuma mempunyai satu mata serta saya cuma membawa kemaluan untuk dirimu.

Kamu paham.kamu mengerti, saat anda masihlah begitu kecil, anda terserang satu kecelakaan, serta kehilangan satu matamu. Sebagai seseorang ibu, saya tak tahan melihatmu mesti tumbuh dengan cuma satu mata.. jadi saya memberikanmu mata saya.. saya begitu bangga pada anak saya yang lihat dunia yang baru buat aku, menukar saya, dengan mata itu.

Saya tak pernah geram padamu atas apa pun yang anda kerjakan. Sekian kali saat anda geram pada saya. saya memikirkan sendiri, ”Ini lantaran anda menyukai saya. ” Saya rindu saat saat anda masihlah begitu kecil serta ada di sekitarku.

Saya begitu merindukanmu. Saya mencintaimu. Anda yaitu duniaku.

Note : Artikel ini datang dari beragam sumber luar punya orang lain, serta maaf saya tidak mencantumkan sumbernya karena sudah lupa & tidak tahu bakal sumber itu.
Mudah-mudahan pahala amal jariah senantiasa tercurah pada yang memiliki asli yang telah bersusah payah lagi ikhlas bikin artikel ini. Aamiin.kisah ibu bermata satu dan anaknya ((

Polwan Ajak Anak Korban Bencana Bermain Bersama demi Hilangkan Trauma




Polisi Wanita Polres Sangihe menghibur serta menyingkirkan trauma anak-anak korban bencana banjir bandang serta tanah longsor yang menempa Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Senin (24/6/2016) lantas, dengan mengajak mereka bernyanyi.

Anak-anak korban bencana di Desa Apengsembeka yang ada ditempat pengungsian di GMIST Sawang Bendar itu di ajak bermain, bernyanyi serta menari untuk menyingkirkan rasa sedih supaya mereka tetaplah semangat.

 " Kami menginginkan merangkul mereka, tempat tinggal mereka sekalipun tak tersisa, " tutur Kepala Unit Pendidikan Orang-orang serta Rekayasa Satlantas Polres Sangihe, I Gusti Ayu Utami, Jumat (24/6/2016).

Maksudnya, menurut Utami, untuk menghibur anak-anak yang masihlah trauma atas peristiwa yang menerpa keluarga mereka. Anak-anak yang di ajak bermain tampak demikian senang, beberapa polisi wanita itu berupaya menyingkirkan rasa sedih mereka, yang saat peristiwa cuma lari dengan baju apa yang ada.

 " Kami menginginkan memulihkan kembali agar mereka tetaplah semangat, " lebih Utami.

Sekitaran 154 pengungsi diletakkan di gedung Gereja GMIST Imanuel Sawang Bendar. Sejumlah 16 tempat tinggal tenggelam serta 13 tempat tinggal rusak berat
sumber: http://regional.kompas.com/

KISAH NYATA YANG MENGHARUKAN !!! siti bocah 7 tahun harus bekerja jual bakso keliling kampung.



Siti, seseorang bocah yatim yang ditinggal mati ayahnya mulai sejak umur 2 th.. Saat ini Siti berusia 7 th.. Keseharian sepulang sekolah Siti masihlah mesti berkeliling kampung menjual bakso. Lantaran ia masihlah anak-anak, pasti belum dapat mendorong rombong bakso. Jadi bakso serta kuahnya dimasukkan dalam termos nasi yang sesungguhnya sangat besar untuk anak seusianya. Termos seukuran itu diisi kuah pasti begitu berat.

Tangan kanan menenteng termos, tangan kiri menenteng ember plastik hitam diisi beberapa mangkuk, sendok kuah, serta peralatan lain. Dengan terseok-seok menenteng beban seberat itu, Siti mesti jalan keluar masuk kampung, kadang-kadang jalanannya menanjak naik. Bila ada konsumen, Siti bakal mengolah baksonya di mangkuk yang ditempatkan di lantai. Maklum ia tidak miliki meja. Kadang-kadang bila ada anak yang beli baksonya, Siti menginginkan dapat turut mencicipi. Namun ia sangat terpaksa cuma menelan ludah, menahan hasrat itu. Sesudah 4 jam berkeliling, ia memperoleh gaji 2000 perak saja! Bila baksonya tidak habis, gajinya cuma Rp. 1000, - saja. Lembaran seribuan lusuh berulang-kali digulung-gulungnya.

Hingga dirumah, Siti tidak merasakan siapa saja. Ibunya jadi buruh mencangkul lumpur di sawah punya orang lain. Tidak sehari-hari ia memperoleh gaji duit tunai. Kadang-kadang ia cuma dijanjikan bila nantinya panenan sukses ia bakal memperoleh untuk akhirnya. Sehari-hari kaki Ibunda Siti berlumur lumpur hingga setinggi paha. Ia cuma dapat mengharapkan nantinya panenan betul-betul sukses supaya dapat memperoleh bayaran.

Hari itu Siti menginginkan dapat makan kangkung. Ia pergi ke tempat tinggal tetangganya, mengetuk pintu serta memohon ijin supaya bisa mengambil kangkung. Walau sesungguhnya Siti mungkin segera memetiknya, namun ia senantiasa ingat pesan Ibunya selalu untuk minta ijin dahulu pada pemiliknya. Sesudah diperbolehkan, Siti segera berkubang di empang untuk menuai kangkung, hanya kebutuhannya berbarengan Ibunya. Petang hari Ibunya pulang. Siti menyerahkan 2000 perak yang didapatnya. Ia bangga dapat menolong Ibunya. Lantas Ibunya memasak kangkung cuma dengan garam. Berdua mereka makan diatas piring seng tua, sepiring nasi tidak penuh sepiring, dikonsumsi berdua cuma dengan kangkung serta garam. Bahkan juga ikan asin juga tidak terbeli, kata Ibunda Siti.


Pikirkan, anak sekecil itu, pulang sekolah menenteng beban berat jualan bakso keliling kampung, tiba dirumah tidak ada makanan. Keadaan tempat tinggalnya juga cuma sepetak ruang berdinding kayu lapuk, atapnya bocor sana-sini. Sekalipun tidak layak dimaksud tempat tinggal. Dengan keadaan kelelahan, dia kesepian sendiri menanti Ibunya pulang sampai petang hari.

Kerap Siti menyampaikan dianya kangen ayahnya. Saat anak-anak lain di kampung memperoleh kiriman duit dari bapak mereka yang bekerja di kota, Siti sukai ajukan pertanyaan kapan ia bisa kiriman. Namun saat ini Siti telah memahami kalau ayahnya telah meninggal dunia. Ia kerap mengajak Ibunya ke makam ayahnya, berdoa di sana. Makam ayahnya tidak bernisan, tidak ada duit konsumen nisan. Cuma sebatang kelapa pemberi tanda itu makam bapak Siti.

 Dengan rajin Siti menyapu sampah yang hampir menutupi makam ayahnya. Di sanalah Siti berbarengan Ibunya kerap menangis sambil memanjatkan doa. Dalam doanya Siti senantiasa memohon supaya dberi kesehatan agar dapat tetaplah sekolah serta mengaji. Hasrat Siti simpel saja : dapat beli sepatu serta tas untuk digunakan sekolah sebab kepunyaannya telah rusak.

ORANG TUA MURID YANG TIDAK TERIMA ANAKNYA DI DIDIK DI HUKUM PULANGKAN SAJA.





Assalamu'alaikum wr. wb. untuk beberapa relasi guru di semua Nusantara. Banyak Orang-tua siswa yg tak terima bahkan hingga melaporkan ke pihak polisi yang mana anaknya di disiplinkan oleh guru walaupun sesungguhnya ini untuk kebaikan anak – anaknya itu. 

Mubasysyir yaitu seseorang guru Pendidikan Jasmanai di SMA Negeri 2, Sinjai Selatan, Sulawesi Selatan, ditahan polisi karena dituding telah lakukan penganiayaan pada siswanya. Dia dilaporkan orang-tua siswa berinisial SA cuma lantaran menggunting rambut SA yang bergaya punk.
Dalam laporan orang-tua SA, guru dituding telah melukai tangan anaknya. Walaupun sesungguhnya, sebelum digunting, SA tak pernah mendengar peringatan sekolah untuk mencukur tampilan rambutnya yang awur-awuran.

Momen sama menerpa sebagian guru tidak cuma pertama kalinya berjalan di tanah air. Sekian hari paling akhir, permasalahan guru dilaporkan oleh anak siswanya juga ramai dikabarkan media beberapa hari terakhir.

Satu diantaranya, Nurmayani seseorang guru Biologi di Negeri 1 Bantaeng yang pernah ditahan lantaran dilaporkan orang-tua siswa yang disebut seseorang anggota polisi. Anggota polisi ini tak terima anaknya dicubit dibagian paha oleh Nurmayani.

Menanggapi hal itu, Anggota Komnas HAM Bidang Pendidikan, Andreas Lebih mengakui prihatin melihat nasib
sebagian guru di Indonesia. Dia menilainya, sebagian momen yang menimpa beberapa guru yaitu satu bentuk kemunduran orang-orang.

 " Ini sangat memprihatinkan, apa lagi yang dipermasalahkan itu masalah spele. Ini langkah mundur, lantaran sebenarnya permasalahan ini bisa dikerjakan, " kata Andreas saat terlibat perbincangan dengan merdeka. com, Jakarta, Kamis (9/6) malam.

Andreas bahkan juga menyebutkan apa yang dihadapi beberapa guru adalah fenomena baru yang mencederai dunia pendidikan. Dia cemas, karenanya ada momen itu, tak tutup peluang beberapa guru takut atau tidak mau bertugas sesuai sama tupoksi.

Apa lagi, kata dia, sesudah sekian kali cobalah berdialog dengan beberapa guru, mereka mulai apatis dan kecewa dengan sikap orang-tua siswa yang membela mati-matian anaknya tanpa ada ingin tahu akar persoalan yang menyebabkan seseorang guru menghukum muridnya.

 " Saya pernah bercakap sama guru, mereka jadi apatis dan lakukan pembiaran. Mereka menyampaikan, daripada punyai urusan sama hukum diamkan saja, toh bukanlah anak saya, " tuturnya.

 " Yang saya takutkan, waktu anak dibela mati-matiin sama orang-tua sampai menang pengadilan, itu si anak bakal arogan dan lihat sepele guru. Saya juga kuatir ke depan kelak guru cuma jadi pengajar tidaklah mendidik, " timpal dia.

Di satu segi, Andreas tak menampik ada guru yang berlaku arogan saat mendidik anak. Dia berikan support seseorang guru dilaporkan ke polisi jika betul-betul style mendidik guru itu membahayakan nyawa anak siswanya.

 " Ini mengagumkan. Apakah Indonesia ini melek hukum atau tak ngerti hukum. Ini mesti diperhatikan sama semua pihak, orang-tua jangan sampai responsif atau emosional pada guru, terkecuali membahayakan nyawa anak bisa lah lakukan usaha hukum, " ucapnya.

Oleh karenanya, Andreas dengan tegas mendukung pemerintah untuk bikin Undang-undang (UU) Perlindungan guru. Dia menginginkan, pemerintah ingin buka mata melihat permasalahan yang menerpa beberapa guru itu.

 " Mesti ada UU perlindungan guru. Mesti jadi perhatian pemerintah, saya yakini ini ke depan dampaknya tak baik, " pungkas dia.

Sekianlah informas tentang UU perlindungan guru, Semoga orang-tua wali mengerti bakal kondisi guru anaknya yg tidak lain cuma ingin muridnya disiplin dan jadi tambah baik. Terima kasih

PUNYA WAJAH TAMPAN,, YANG SIA-SIA,,!!!





Muka Tampan? Percuma!! Bila kelak dilaknat Tuhan.Muka

 Tampan? Percuma!! Bila hari- harinya tanpa ada amalan

Muka Tampan? Percuma!! Bila tidak ada Al Qur’an yang lekat dalam ingatan

Muka Tampan? Percuma!! Bila tidak memburu keridhaan

Muka Tampan? Percuma!! Bila hanya lakukan kesia-siaan

Muka Tampan? Percuma!! Bila hatinya dikotori kebanggaan

Muka Tampan? Percuma!! Bila tiada kehormatan

Muka Tampan? Percuma!! Jika matanya masihlah liar tidak juga dapat tundukkan pandangan

Muka Tampan? Percuma!! Bila tak bisa mengatur hawa nafsunya

Muka Tampan? Percuma!! Bila hanya untuk menyebar pesona serta memikat wanita

Muka Tampan? Percuma!! Bila enggan mematuhi yang Kuasa serta malah bangga dengan dosa-dosa

Muka Tampan? Percuma!! Jika pada akhirnya kelak memperoleh siksa di neraka

Ketampananmu tidak bermakna lantaran ia tidak menanggung anda bakal diridhai

Ketampananmu tidak bermanfaat, karena seorang masuk syurga bukan lantaran tampannya rupa.

Ketampananmu pastinya akan sirna serta hilang seiring berjalannya waktu yang jalan. Tengah apa-apa yang engkau kerjakan bakal kekal serta pasti disuruh dipertanggungj awabkan oleh Ilahi.

Ketampananmu tidak bakal dapat jadi pembantu sewaktu engkau dihadapkan pada pengadilan Yang
Maha.

Ketampananmu akan tidak pernah bisa jadi pemberat amal-amal kebaikan di timbangan mizan. Tak
dapat juga memperingan azab yang ditimpakan pada hari lalu.

Ketampananmu cuma pemberian… cuma utang yg tidak akan berikan dampak didalam alam keabadian.

Cobalah saksikan Bilal bin Rabbah dengan kulitnya yang hitam, saksikan juga Amr bin Jamuh dengan kakinya yang pincang, lihatlah juga Abdullah bin Ummi Maktum dengan buta pandangan.

Mereka mulia di segi Rabb mereka, Rasulullah mengaku keistimewaan mereka. Bukanlah lantaran tampannya rupa, bukanlah juga lantaran sempurna anggota tubuhnya. Namun
semua kerana kesetiaan pada ikrar syahadat yang diucap, kepatuhan pada ketentuan syariat, melakukan keharusan tanpa keengganan, serta ketaqwaan yang menghunjam sanubari tanpa ada lekang.

Bukankah anda belajar pada Yusuf ‘alaihissalam saat dia digoda untuk berzina dia menampik seraya berkata, “Aku berlindung pada Allah…” Dan saat muka tampannya menarik
kaum hawa, baginda berdoa, “Wahai Tuhanku, penjara lebih aku gemari daripada penuhi ajakan
mereka kepadaku…”

Bukankah kau cermati perkataan Umar bin Abdul Aziz waktu seseorang
teman dekat lamanya -Muhammad bin Ka’ab Al qardhi- menyatakan kehairanannya atas penampilan
Umar yang beralih sesudah menjadi khalifah. Walau sebenarnya saat Umar jadi gubernur Madinah badannya diisi serta sehat, serta setelah jadi amirul mukminin Umar jadi kurus, simpel dan
bersahaja.

Umar berkata menjawab kehairanan Ka’ab, “Bagaimana bila anda lihat saya di dalam kuburku tiga hari sesudah kematianku, waktu kedua mataku tanggal dari pipiku, dari hidung serta mulutku mengalir cacing serta nanah. Pasti waktu itu engkau bakal begitu menjauhi saya lebih dari kehairananmu sekarang ini. ” Wahai pemuda yang bangga dengan
ketampanannya…

Wahai pemuda yang repot dengan tampilan lahirnya… Wahai pemuda yang terlena dengan
pandangan serta pujian manusia…

Janganlah lagi tertipu bakal kefanaan serta kesenangan tanpa ada keabadian. Bersegeralah menuju penghambaan yang bakal berikan keberuntungan.

Apa yang bakal kau banggakan saat kematian sudah mendekati, apa yang bakal kau persembahkan..

SEMOGA MENJADI PENGETAHUAN BUAT KITA !!


Kamis, 23 Juni 2016

WAW MENGEGERKAN !! ADA RITUAL RAJA DUKUN SEDUNIA .SIMAK BERIKUT INI ??















Seseorang dokter di Malaysia mengkritik tindakan pria yang mengakui dia Raja Bomoh Sedunia atau Raja Dukun Sedunia, waktu mengadakan ritual yang dapat mengakibatkan kerusakan citra Islam di mata non-Muslim.

 " Pada non-Muslim yang lihat video ini, berharap Anda tak mengaitkan perbuatan mereka ini dengan Islam, " kata dokter Maza di halaman Facebook kepunyaannya.

Maza menyampaikan, terkecuali langkah membaca ayat-ayat Alqurannya tak benar, tahayul seperti itu tak pernah disadari oleh Islam.

 " Agama Islam tak mengizinkan penganutnya lakukan perbuatan bodoh serta percuma. Terlebih dibarengi dengan pemborosan seperti ini. Buah itu untuk dikonsumsi, bukanlah untuk dibuang dengan cara percuma, " catat dia.

Teguran itu diperuntukkan pada Datuk Mahaguru Ibrahim Mat Zin dalam satu video yang menyebar mulai sejak tempo hari.

Dalam video tunjukkan aksinya lakukan ritual yang konon untuk kurangi suhu panas, yang saat ini menempa negara itu memakai buah melon.

Ditemani empat pengikutnya, yang satu diantaranya berjubah, Ibrahim membaca surah Yasin yang terdengar tak pas, diikuti doa agar suhu panas bisa dikurangi.

Setelah itu Ibrahim yang kenakan 'seragam' komplit dengan dasi mengangkat buah melon diikuti pengikutnya. Sebelumnya mereka membanting buah itu ke tanah diiringi teriakan " Allahu Akbar ".

Ibrahim terlebih dulu pernah jadi sensasi di Internet hingga Malaysia diketawakan negara luar lantaran video ritualnya dalam usaha temukan pesawat MH370 memakai teropong serta buah kelapa.

Tindakan konyol Raja Bomoh ini tidaklah sampai di situ saja. Sesudah masalah MH370 mencuat, Ibrahim ikut nampak dengan sebagian bomoh lain menyangkut gosip yang tengah hangat dibicarakan pada satu saat.

Termasuk juga 'mengusir hantu' diluar penjara Sg Buloh tempat tokoh politik Anwar Ibrahim dipenjarakan. Dia juga mengadakan ritual ditempat kecelakaan bekas anggota parlemen Bukit Gelugor mendiang Karpal Singh dan memakai panci serta air batu untuk kurangi kabut yang tengah menempa Malaysia beberapa waktu terakhir.

Departemen Agama Islam Perak (Jaipk) pada th. lantas sudah keluarkan pernyataan bakal mengambil aksi pada Ibrahim Mat Zin.

Ancaman itu di keluarkan sesudah nampak fatwa haram pada praktek perdukunan Ibrahim yang dikira menyimpang serta membelokkan ajaran Islam oleh Komite Fatwa Negeri.

sungguh luar biyasa,, ibu hasniah berjuang sendiri mengajar murid satu sekolahan. !! miris membacanya.??









Jika tingkat sekolah basic, memiliki enam guru dan satu kepala sekolah telah cukup ideal.

Tetapi apa yang berlangsung apabila seseorang guru mesti dapat menguasaisemua mata pelajaran dan mengajar dari kelas 1 hingga kelas 6 serta fakta ini berlangsung di pedalaman Kabupaten Landak Kalimantan Barat.
Yakni Hasniah, seseorang guru swasta mesti berjuang sendiri di SD Bina Setia Semaru yang ada di Dusun Bacang, Desa Tengue, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Hasniah, mengajar kelas I s/d kelas VI.

Bahkan juga perjuanganya tidaklah sampai di situ, dia mesti mensiasati agar semua siswanya bisa diberi pelajaran.

Jadi dari enam kelas itu dibagi jadi dua lokal, satu lokal untuk kelas I sampai kelas III dan satu lokal lagi untuk kelas IV sampai kelas VI.

 " Saya sudah tujuh th. mengajar di sini. Kelas yang ada itu kelas I sampai kelas VI, itu saya sendiri yang mengajar semuanya. Memanglah sekolah ini ada tiga ruang, tetapi yang dipakai hanya dua ruang, " tuturnya.

Sekolah Bina Setia itu yaitu sekolah misi dan dibangun dari dana PNPM serta swadaya masyarakat.

Karena terlebih dulu tenaga pengajar seperti Hasniah hanya mengajar dari tempat tinggal ke tempat tinggal.

 " Dalam mengajar itu satu papan catat saya untuk tiga kelas, misalnya untuk kelas 1 sampai kelas tiga. Di ruangan sampingnya juga gitu, satu papan catat dibagi tiga untuk kelas 4 sampai kelas 6, " katanya.

Semoga info di atas bisa ayah ibu guru menjadikan motivasi agar lebih semangat dalam mengajar dan mendidik putra putri bangsa, salam pendidikan.

Diduga Bermotif Dendam Lama, Ayah B*nuh Anak



Kasus pembunuhan Ayah bunuh anak yang terjadi di Desa Lasaen, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka pada 26 Mei lalu diduga bermotif dendam lama.
Pasalnya, pada Oktober 2014 lalu, korban, Lukas Nahak sempat menombak wajah tersangka, Agustinus Nahak namun tidak sampai meninggal.
Namun Hal ini dibantah tersangka. Ia mengatakan apa yang ia lakukan karena gelap mata.
"Saya sudah maafkan dia pak. Saya tidak ada dendam lagi dengan dia (korban,red). Apa lagi dia anak saya. Sayang benar-benar gelap mata saat itu hingga tega menghabisi anak saya," ungkap tersangka.*
sumber :http://kupang.tribunnews.com/

SUNGGUH MENYEDIHKAN,!! IBU INI HANYA BISA MENANGIS MELIHAT ANAKNYA DI RANTAI !! DAN TETAP MENJALANKAN IBADAH PUASA.





Hati ibu mana yang tidak menangis lihat anaknya dirantai seperti binatang, begitu halnya Heni (50 th), yang bertempat di Dusun Penanian, Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Ia cuma dapat pasrah lihat anaknya diperlakukan seperti itu lantaran dikira hilang ingatan.

Anak ketiganya, Abdi (24 th), dirantai oleh pamannya sendiri mulai sejak 7 bln. waktu lalu, lantaran dikira meresahkan warga sekitaran. Tetapi ia tidak berdaya hentikan aksi itu.

Hatinya pilu apabila lihat keadaan anaknya yang dirantai ke-2 tangan serta kakinya dan digembok besi itu. Pemasungan itu bikin anaknya tak dapat bergerak bebas serta lakukan semuanya aktivitasnya di ruangan dapur belakang tempat tinggalnya, tempat dimana ia dipasung. Mulai dari makan sampai buang air ia kerjakan ditempat itu.

“Saya juga kasihan lihat anak saya. Ia dipasung pamannya lantaran dinilai kerap mengganggu warga, “tuturnya sembari menangis.

Dengan keadaan yang serba kekurangan, Heni cuma dapat pasrah lihat penderitaan anaknya. Mulai sejak ditinggal mati suaminya 10 th. silam, Heni menghidupi keluarganya lewat cara bikin sapu lidi atau menuai kangkung liar yang tumbuh di sungai untuk di jual ke pasar.

Pendapatannya yang tidak seberapa itu ia pakai untuk beli keperluan pokok untuk menyambung hidup keseharian berbarengan anak-anaknya. Tidak ada dana untuk menyembuhkan Abdi.

Dahulu ia pernah memperoleh jatah beras miskin 20 liter per bln., tetapi akhir-akhir ini ia tidak lagi memperoleh beras Raskin itu. Petugas di kantor desa cuma mengatakan jatah raskin telah habis diberikan tanpa ada argumen lain yang dapat dipahaminya.

Tidak ada alternatif lain untuk Heni, terkecuali menahan pedih setiap saat lihat keadaan anaknya yang terpasung.

Tetaplah berpuasa waktu dipasung 

Tidak sama dengan pasien masalah jiwa biasanya, Abdi (24 th) terlihat sehat serta normal. Ia dapat di ajak terlibat percakapan tanpa ada tunjukkan ada tanda-tanda penyakit kejiwaan yang dideritanya.

Ia tetaplah menggerakkan keharusan berpuasa di bln. Ramadhan. Ia makan sahur serta berbuka seperti biasanya yang dikerjakan muslim yang lain. Ia bahkan juga dapat mengungkap perasaannya lantaran diperlakukan tak manusiawi oleh keluarganya.

“Saya puasa selalu. Saya terasa tersiksa batin diperlakukan seperti ini. Seperti telah sepuluh th. saya disini, walau sebenarnya baru tujuh bln., ” katanya. Ia mengharapkan dapat hidup bebas seperti terlebih dulu.

Walau juga tampak normal, hasrat Abdi tak dapat dipenuhi. Sang paman tetaplah memasung Abdi, lantaran orang-orang di sekelilingnya masihlah cemas bila penyakitnya mendadak kambuh kembali. Di kuatirkan apabila kambuh, Abdi bakal mengamuk serta memecahkan beberapa barang yang ada di dekatnya.

Keresahan warga ini bikin sang ibu cuma dapat pasrah. Ia cuma dapat mengharapkan, ada perhatian dari pemerintah supaya anaknya dapat selekasnya memperoleh penyembuhan yang layak.

Rabu, 22 Juni 2016

BEBAN HIDUP TERASA BERAT !! BACALAH DO,A BERIKUT INI ??


Alur kehidupan senantiasa beralih. Ada saatnya merasa enteng, tetapi seringkali merasa berat.
Dalam satu saat, ada kalanya manusia memperoleh permasalahan yang bertubi-tubi. Berupaya merampungkan, malah datang permasalahan lain yang makin memberatkan.

Dalam keadaan seperti itu, seseorang muslim dituntut untuk memohon kemudahan pada Allah SWT. Waktu hadapi beratnya beban hidup, disarankan untuk bersabar serta memanjatkan doa ini, yang terdapat dalam Surat Al Baqarah ayat 286.

 " Rabbanaa laa tu’aakhidznaa in nasiinaa au akhtha’naa. Rabbanaa wa laa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahuu ‘alaa alladziina min qablina. Rabbanaa wa laa tuhammilnaa maa laa thaa qatalanaa bihi. Wa’fu’annaa, waghfirlanaa, warhamnaa, anta maulaanaa fanshurnaa ‘alaa al-qaumi al-kaafiriin. "

Berarti :

 " Ya Tuhan kami, jangan sampai Engkau hukum kami bila kami lupa atau kami lakukan kekeliruan. Ya Tuhan kami, jangan sampai Engkau bebani kami dengan beban yang berat, seperti Engkau bebankan pada beberapa orang sebelumnya kami. Ya Tuhan kami, jangan sampai Engkau pikulkan pada kami apa yg tidak mampu kami menanggungnya. Maafkanlah kami ; ampunilah kami ; serta rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, jadi tolonglah kami hadapi beberapa orang kafir.

BACA JUGA   *   kisah mengharukan abu bakar,memberikan semua hartanya untuk kemajuan islam
                         *   amalan yang baik menjelang tidur.                       
             

dI Ingat ya, Kalau Bertengkar Dengan Suami Jangan sampai Kabur Apalagi Sampai Update Status Di Medsos.(( bagikan iya ))


Dalam kehidupan berumah tangga, wajar sangkanya ada masalah permasalahan serta masalah yang berlangsung. Tetapi seberat apapun persoalan yang Anda alami dengan suami, jangan sampai lari atau kabur dari tempat tinggal.


Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Bertaqwalah pada Alloh rabbmu. Jangan pernah engkau keluarkan mereka dari beberapa tempat tinggal mereka dan jangan pernah mereka (diizinkan) keluar kecuali apabila mereka lakukan perbuatan keji yang pasti. Tersebut hukum-hukum Alloh dan barangsiapa yg tidak mematuhi hukum-hukum Alloh, sesungguhnya dia telah berbuat dzalim pada dirinya sendiri. Engkau tak tahu mungkin saja saja saja Alloh bikin kebaikan kemudian. ” QS. Ath-Thalaq ; 1

Jadi, keluarnya seseorang istri dari rumah, di samping termasuk juga sikap yang diharamkan oleh Allah, akan jadi besar masalah yang tengah berlangsung. Jangan pernah seseorang istri muslimah ikuti apa yang telah ditangani oleh beberapa besar kaum wanita dimana waktu berlangsung perselisihan dengan suami-suami mereka, mereka juga berkata, “Pulangkan saya ke tempat tinggal orangtuaku!!! ” atau “Aku akan menelpon keluargaku!!! ”, lalu dia juga memohon mereka untuk menjemputnya dari tempat tinggal itu. Ini semuanya dilarang oleh syariat.


Jangan sampai tampak dari kita akhlak yang jelek hingga menyebabkan kita diusir atau kabur dari tempat tinggal kita sendiri. Baiknya seorang istri tetaplah tinggal di rumah, dan senantiasa berupaya mencari jalan keluar dari masalah dengan berbagai langkah yang sama seperti syar’i.

KUASA ALLAH !! DI NEGARA INI MATAHARI TENGGELAM HANYA 55 MENIT,JADI PUASA SELAMA 23 JAM.



Subhanallah, umat Islam yang bertempat tinggal di negara-negara Lingkar Arktik tetaplah menggerakkan puasa Ramadhan walau di negara-negara lokasi itu matahari hampir tidak pernah tenggelam.

Negara-negara di lokasi Lingkar Arktik ini misalnya Finlandia serta Swedia. Di Finlandia, matahari tenggelam cuma sekitaran 55 menit selama th. 2016.

Mohammed, satu diantara warga Muslim yang tinggal di Finlandia bercerita kesibukan puasa Ramadhan pada AJ+.

”Puasa diawali pada jam 01 : 35 pada pagi hari serta bakal selesai pada 24. 48 pada malam hari. Jadi (puasa) bakal berjalan 23 jam, 5 menit. Rekan-rekan saya, keluarga serta kerabat yang tinggal di Bangladesh, mereka tak yakin kami dapat lakukan puasa Ramadhan sepanjang kian lebih 20 jam, ” tuturnya.

Menurut Mohammed, warga Muslim di negara-negara Lingkar Arktik telah menyesuaikan dengan matahari yang tenggelam singkat atau bahkan juga tak pernah tenggelam sekalipun.

”Jadi saat mereka mendengar dari kami, kalau kami melakukan Ramadhan disini sepanjang 23 jam atau 22, 5 jam, mereka cuma menyampaikan ‘Itu mengagumkan, bagaimana dapat Anda mengelola ini’. Namun tak tahu bagaimana (Alhamdulillah) kita mengelolanya, serta kami kerjakan begitu baik. ”

Mohammed tinggal berbarengan keluarganya di Filnlandia Utara.

Menurut dia, sebagian warga Muslim yang lain di negara-negara paling dekat dengan keadaan saat yang sama sudah temukan langkah lain untuk menyesuaikan.

Walau sekian, beberapa Muslim di lokasi Lingkar Arktik (Lingkar Kutub Utara) ada juga yang pilih berpuasa ikuti saat normal di negara-negara Timur Tengah paling dekat, seperti Turki, yaitu berpuasa sekitaran 16 jam.

 " Sebagian Muslim yang lain yang tinggal di Lapland (propinsi di Finlandia), umumnya dari mereka ikuti tabel saat Timur Tengah, lantaran mereka ikuti negara Islam paling dekat, Turki, ” tutur Mohammed, seperti diambil Independent.

Selasa, 21 Juni 2016

SUBHANALLAH !!! 10 KEUTAMAAN ILMU DI BANDINGKAN HARTA >>YUK KITA SIMAK BERIKU INI ??


Nabi bersabda “Aku merupakan kotanya pengetahuan sedang Saidina Ali yaitu pintunya”. Pernyataan ini bikin geger beberapa orang khawarij, sesudah mendengarnya mereka iri hati pada Ali. Sepuluh lelaki pembesar khawarij berkumpul untuk berencana suatu hal, mereka berkata, “Mari kita tanyai Ali satu persoalan serta kita saksikan bagaimana ia menjawabnya, bila ia menjawabnya semasing dari kita dengan jawaban yang tidak sama, jadi kita meyakini Ali itu alim seperti yang disebutkan Nabi Muhammad”.

Lalu tibalah waktunya satu diantara mereka datang menjumpai Ali serta berkata, lebih paling utama mana pada pengetahuan serta harta?. Ali menjawab, “ilmu“, lelaki itu kembali ajukan pertanyaan, “apa buktinya? ”. Ali menjawab, “Ilmu adalah warisan beberapa Anbiya sedang harta yaitu warisannya qarun, saddad, fira’un, serta sebagainya”.

Orang pertama pergi dengan jawaban itu,

orang ke-2 datang serta bertanya seperti yang di tanyakan orang pertama, Ali menjawab, “Ilmu lebih paling utama lantaran pengetahuan dapat menjagamu, sedang harta justeru anda yang menjaganya”.

Orang ketiga ajukan pertanyaan seperti yang di tanyakan beberapa rekannya. Jawaban Ali, “Ilmu lebih paling utama lantaran yang memiliki harta banyak musuhnya, sedang yang memiliki pengetahuan banyak rekannya”.

Orang ke empat ajukan pertanyaan seperti yang di tanyakan beberapa rekannya. Ali menjawab, “Ilmu lebih paling utama dari harta lantaran harta makin menyusut bila anda tasharufkan (infakkan), sedang pengetahuan makin bertambah bila anda tasharufkan”.

Orang ke lima ajukan pertanyaan seperti yang di tanyakan beberapa rekannya. Ali menjawab, “Ilmu lebih paling utama lantaran orang yang miliki harta di panggil dengan sebutan bakhil, sedang yang memiliki pengetahuan di panggil dengan sebutan yang agung serta mulia”.

Orang ke enam ajukan pertanyaan seperti yang di tanyakan beberapa rekannya. Ali menjawab, “Ilmu lebih paling utama lantaran harta dijaga dari maling, sedang pengetahuan tak dijaga dari maling”.

Orang ketujuh ajukan pertanyaan seperti yang di tanyakan beberapa rekannya. Ali menjawab, “Ilmu lebih paling utama lantaran yang memiliki harta pada hari kiamat dihisab, sedang yang memiliki pengetahuan ditolong pada hari kiamat”.

Orang kedelapan ajukan pertanyaan seperti yang di tanyakan beberapa rekannya. Ali mejawab, “Ilmu lebih paling utama lantaran harta lebur sebab lamanya tak digunakan serta seiring waktu berjalan sedang pengetahuan tak rusak serta pupus tergerus oleh jaman”.

Orang kesembilan ajukan pertanyaan seperti yang di tanyakan beberapa rekannya. Ali menjawab, “Ilmu lebih paling utama lantaran harta bikin hati keras sedang pengetahuan menerangi hati”.

Orang kesepuluh ajukan pertanyaan seperti yang di tanyakan beberapa rekannya. Ali menjawab, “Ilmu lebih paling utama lantaran orang yang miliki harta mengakui sebagai tuhan sebab harta sedang orang yang miliki pengetahuan mangaku sebagai hamba”.

Bila kalian menanyaiku pertanyaan ini, jadi saya bakal menjawabnya dengan jawaban yang tidak sama sepanjang saya masihlah hidup, kata Saidina Ali di hadapan mereka. Pada akhirnya sepuluh orang itu datang serta memeluk agama Islam.