Rabu, 04 Mei 2016

KETAHUILAH !! APA YANG SEBAIKNYA YANG DI LAKUKAN SEORANG MUSLIM KETIKA MENGALAMI JATUH CINTA !! (( DI SHARE IYA ))




  Jatuh Cinta yaitu satu cobaan yang berat untuk muslimah sekarang ini. Di dalam gencarkan media serta acara-acara kawula muda yang mengampanyekan gerakan " mari pacaran ", Muslimah yang baik malah mesti berani melawan arus lewat cara menolak kampanye " mari pacaran " itu. Lantaran saat seseorang musimah jatuh cinta pada seseorang pria, dia paham kalau dia tidak bakal mungkin saja berpacaran dengan pria yang ia cintai tsb. Dia mesti  pintar menaruh perasaan cintanya supaya tidak makin menjerumuskannya.

  Jatuh Cinta yaitu satu keniscayaan untuk umat manusia. Allah membuat manusia lantas menyempurnakan ciptaannya dengan memberi satu perasaan yang diberi nama cinta. Ada cinta orangtua pada anaknya, ada cinta anak pada orangtua serta cinta seseorang pria pada wanita. Perasaan cinta tersebut yang bisa bikin seseorang manusia jadi mulia serta demikian sebaliknya dapat juga menjerumuskan manusia ke tingkat paling hina seandainya tidak dikelola dengan baik sesuai sama ajaran agama.


  Jatuh cinta pada lawan type, dari sisi jatuh cinta tersebut tidaklah aib serta bukanlah dosa. Jatuh cinta yaitu hal yang manusiawi.. jadi perasaan yang ada dengan cara alamiah pada tiap-tiap manusia normal. Nabi, orang suci, orang shalih, serta ulama alami jatuh cinta pada lawan type seperti manusia biasanya. Rasulullah Saw cinta pada Khadijah serta Aisyah, ibnu Umar cinta yang begitu pada istrinya, Ibnu Hazm cinta pada wanita yang hingga membuatnya jadi ulama besar, Sayyid Quthub menyukai wanita tetapi tidak berhasil menikahinya, dan sebagainya. Semua merupakan contoh bagaimana perasaan itu yaitu perasaan yang normal, lumrah, alami, serta umum.


LALU APA YANG SEBAIKNYA DILAKUKAN SEORANG MUSLIMAH KETIKA JATUH CINTA....? 

   1. Perbanyak Ibadah 

Panduan pertama ini begitu ampuh untuk semuanya muslimah yang tengah dirundung virus merah jambu. Dengan makin menyibukkan diri mendekat pada Allah, anda tidak bakal miliki waktu lagi untuk memikirkan " si dia " maupun ngestalk profil " si dia ". Memperbanyak istighfar serta curahkan semuanya keluh kesahmu cuma pada Allah. Inget ya... jangan tambah curhat di fb atau twitter!

   2. Menjauh dari orang yang dicintai 

Bila memungkinkan coba untuk menjauh dari orang yang anda cintai, janganlah takut jodohmu bakal
lari. Bila memanglah benar dia jodohmu. Tentu Allah sudah mempersiapkan skenario paling baik untuk membimbingmu ke jodoh paling baik untuk waktu kedepanmu.

   3. Janganlah dengarkan Lagu Bimbang 

Saat muslimah jatuh cinta, janganlah terlalu suka dengarkan lagu bimbang. Lantaran lagu itu bakal makin menyiksa batinmu. Dari pada mendengar lagu yang tidak terang, mending dengarkan lagu sholawat atau murattal Alqur'an kan..

   4. Baca Novel Islami 

Membaca novel mungkin saja jadi satu diantara aktivitas favorite untuk wanita, mereka dapat berjam-jam asik membaca novel saat ada waktu senggang. Tetapi, sebagai muslimah yang baik, jangan sampai asal membaca novel terlebih novel yang bertopik cinta-cintaan. Bacalah novel-novel islami yang bisa memberi nasehat serta mengandung ibrah untuk makin mendekatkan diri pada Allah. Coba baca cerita cinta Sayyidina Ali bin Abi Thalib serta Fatimah Az-Zahra yang terbingkai dalam cerita cinta yang begitu indah serta jadi teladan untuk beberapa muslim-muslimah semua dunia. Ditanggung pastinya anda bakal di inspirasi jadi makin baik.

   5. Menikah 

bila panduan paling akhir ini memanglah diperuntukkan pada mereka yang memanglah telah terlanjur terserang virus cinta stadium 4. Lantaran muslimah yang sudah kadung dirundung virus merah jambu ini benar-benar sangat susah sembuh terkecuali dinikahkan dengan pria yang dicintainya.


Rasulullah SAW sendiri bahkan juga mengajarkan pada kita kalau menikah yaitu obat yang paling manjur untuk dua orang yang sama-sama mencintai. Ibnu Majah meriwayatkan ;


Dari Ibnu Abbas ia berkata, " Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : " Kami belum pernah lihat (obat yang manjur untuk) dua orang yang sama-sama mencintai sebagaimana sebuah pernikahan. " (H. R. Ibnu Majah) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar